Tips Menyusun Digital Marketing untuk UMKM

Digital marketing akan menjadi senjata baru berbentuk marketing online bagi kalangan pengusaha UMKM. 

Kenapa bisa begitu? Flip sebuah perusahaan teknologi yang memiliki aplikasi transfer uang meriis data bahwa lebih dari 80% pengusaha UMKM kini telah masuk ke dalam sistem digital. 

Hal yang sama juga ada dalam data dari Perusahaan Teknologi lain di bidang digital: Idcloudhost. 

Bahwa lebih dari 70% UMKM bahkan telah menjajal marketing online di internet dengan memiliki website. 

Dari data di atas bisa disimpulkan bahwa marketing online yang merupakan bagian tak terpisahkan dari digital marketing merupakan wajah baru dunia UMKM ke depan. 

UMKM tidak bisa lagi mengandalkan proses transaksi berbasis konvensional, dari satu pintu ke pintu yang lain menawarkan produk dan jasa atau dari mulut ke mulut. 

Marketing online mengubah lanskap industri umkm dengan masuk ke dalam sistem digital yang melibatkan aplikasi pesan singkat seperti whatsapp, line dan telegram. 

Penggunaan email untuk database pelanggan hingga iklan melalui facebook ads dan instagram ads. 

Berikut trik dan tips menyusun kampanye digital marketing online untuk UMKM: 

1.Membuat Database Pelanggan

Bagi pengusaha umkm pemula, memulai marketing online dapat dimulai dengan menyusun database pelanggan secara rapi. 

Database dapat diurutkan sesuai nama pelanggan, alamat, kontak hp dan kontak email. Database ini nantinya dapat digunakan sebagai sarana follow-up, atau penawaran promosi dari usaha Anda. 

Jadi jika sudah memiliki pelanggan tetap akan memudahkan dalam menginformasikan mengenai program promosi dan cashback atau adanya peluncuran produk-produk baru.

2. Membuat Google Bisnis

Pengusaha umkm dapat memanfaatkan halaman Google Bisnis. Google bisnis ini seperti teras utama sebuah usaha online. 

Jadi jika ada orang atau calon pelanggan mencari informasi mengenai bisnis Anda, atau bisnis yang sejenis. 

Maka biasanya akan masuk pertama kali terlebih dahulu ke halaman google bisnis (Google Business). 

Halaman ini bisa Anda dapatkan dengan login gmail dan masuk ke Google Bisnis. Pengusaha UMKM dapat menulis rincian bisnisnya, jam buka, cara pemesanan hingga cara berkomunikasi dengan pemilik usaha yaitu Anda.

3. Membuat Akun Media Sosial: Instagram dan Tiktok

Jika dua langkah di atas sebagai awalan marketing online sudah dilalui, maka bisa melangkah ke tahapan selanjutnya dengan membuat akun media sosial terutama di Instagram dan Tiktok. 

Kenapa membuat akun media sosial penting untuk sasaran penjualan? Saat ini generasi milenial dan generasi yang lebih muda lebih banyak ditemui di dua media sosial tersebut, sehingga umkm setidaknya memiliki akun media sosial di Instagram atau tiktok.

Nantinya Anda dapat menginformasikan produk dan jenis layanan dari umkm Anda melalui dua akun tersebut. 

4. Membuat Website Untuk Landing Page

Langkah terakhir ini bisa jika Anda sudah menyelesaikan tiga langkah sebelumnya. 

Membuat website akan membuat usaha UMKM Anda terlihat lebih profesional dan keren. 

Selain itu sekarang website bisa dijadikan landing page untuk promosi penjualan dalam masa-masa tertentu misalnya promosi ulang tahun atau hari raya.

Kemudahan ini didukung membuat website yang murah dan mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.