Profil Ayam Bakar Mas Mono: Dari Gerobak Keliling Menjadi Restoran

Profil Ayam Bakar Mas Mono: Dari Gerobak Keliling Menjadi Restoran

Inspirasi bisnis kali ini datang dari pengusaha makanan (kuliner) yang merintis dari bawah. Jika pembaca adalah penggemar ayam bakar.

Maka sudah tak asing lagi dengan merk lokal terkenal yang merintis usahanya dari skala UMKM yaitu Ayam Bakar Mas Mono. 

Ayam Bakar Mas Mono benar-benar memulainya dari usaha mikro yaitu sebuah gerobak keliling.

Namanya adalah Mas Mono yang awalnya bekerja sebagai office boy/cleaning service atau biasa dikenal sebagai tukang bersih di perkantoran. 

Pekerjaan ini kemudian ditinggalkan karena Mas Mono muda tertarik untuk memulai usaha di sektor makanan (food and beverage). 

Sayangnya, keputusan Mas Mono memulai usaha dikritik keluarganya.

Kala itu pekerjaan kantoran dengan strata apapun menjadi impian banyak orang. 

Keluarganya menyayangkan keputusannya untuk keluar dari pekerjaan kantoran office boy dan malah memulai usaha yang belum jelas masa depannya.

Namun, Agus Pramono benar-benar telah banyak mengalami asam garam kehidupan. Sebelum bekerja keluar dari kantoran di Jakarta. 

Perantauan dari Madiun ini sempat pulang kampung karena orang tuanya meninggal. Akhirnya Ia tersadar saat tidak memiliki cukup banyak uang.

Akhirnya setelah bekerja bertahun-tahun sebagai office boy, memulai sebuah keputusan keluar dari pekerjaan kantoran dan menjadi pedagang gorengan.

Keputusan ini menuai cibiran dari keluarganya karena menjadi pedagang gorengan keliling. 

Mono muda tak menyerah. Setelah melihat bisnis gerobak gorengan keliling tidak menghasilkan.

Maka dengan modal uang Rp500.000, uang yang cukup besar kala itu. 

Ia menyewa sepetak lahan di sebelah hotel dan memulai usahanya dengan 5 ekor ayam untuk diubah menjadi ayam bakar. 

Usahanya kemudian menunai hasil karena dengan keuletannya dalam mengelola gerobak ayam bakar kemudian perlahan-lahan naik. 

Mas Mono memulai bisnis ayam bakarnya dengan model baru mendirikan warung makan dan restoran (outlet).

Kini, restoran Ayam Bakar Mas Mono telah mencapai 29 outlet tersebar di seluruh Indonesia.

Ayam Bakar Mas Mono yang mulai dari gerobak keliling kini berubah menjadi restoran besar.

Menjadi tempat keluarga makan bersama dan melayani catering untuk perusahaan dan lembaga pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.