Perbedaan KUR Mikro dan Kecil

Kredit usaha rakyat (KUR) adalah program fasilitasi Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta merangsang daya beli masyarakat dalam bentuk pembiayaan (peminjaman modal).

KUR sendiri digelontorkan pemerintah dengan memberikan subsidi berupa pemotongan biaya bunga. Jadi jika bank-bank yang ditunjuk pemerintah seperti kredit usaha rakyat bri memberikan bunga normal 6% per tahun,

oleh pemerintah diberikan subsidi sehingga hanya dikenakan bunga kredit sebesar 3% per tahunnya saja.

Selain bank bri, kredit usaha rakyat juga menyasar bank-bank himpunan bank negara lainnya seperti bni, mandiri dan btn.

Sementara bank-bank swasta seperti kredit usaha rakyat bca juga dapat diakses oleh berbagai kalangan baik mikro, menengah dan atas. 

Kredit usaha rakyat sendiri diprioritaskan untuk kredit usaha, modal kerja dan investasi dan bukan untuk tujuan konsumtif.

Contoh kredit usaha rakyat yang dapat diakses adalah kredit modal kerja, kredit untuk ekspansi usaha serta kredit untuk menambah investasi modal kerja berupa pembelian infrastruktur usaha.

Pengertian Kredit Usaha Rakyat

Jika Anda membaca brosur-brosur kredit usaha rakyat mandiri atau kredit usaha rakyat bni maka akan disertai dengan syarat-syarat peminjam.

Yapz, memang pengertian kredit usaha rakyat berusaha menyasar dua kalangan. Pertama, adalah kalangan yang sudah bankable alias sudah stabil dan kenal dengan perbankan.

Pada skala ini, nasabah perbankan akan diberikan kredit usaha rakyat bernama kur kecil dan menengah.

Contoh kredit usaha rakyat skala kecil dan menengah adalah usaha-usaha yang berskala diatas 1-5 miliar per tahun. Seperti misalnya produsen handicraft di pusat gerabah Kasongan Yogyakarta yang melayani konsumen ekspor luar negeri. Plafond kredit yang disediakan biasanya di atas 100 juta.

Sementara bagian kedua adalah nasabah yang belum bankable, misalnya mereka yang baru saja memulai usaha setahun sampai dengan dua tahun ke belakang.

Mereka diberikan kredit usaha rakyat mikro atau super mikro dengan plafon kredit maksimal 10 jutaan. Menariknya adalah ketika mengakses KUR jenis ini nasabah tidak dibebankan adanya jaminan atau agunan.

Berbeda dengan KUR kecil atau menengah yang membutuhkan jaminan berupa surat tanah atau surat berharga lainnya. 

Jenis-Jenis Kredit Usaha Rakyat

1.Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro

Seperti yang telah diterangkan di atas, kredit usaha rakyat berjenis mikro dapat diakses oleh siapapun dengan status bankable alias sudah memiliki usaha yang berjalan stabil.

Rentang kredit yang bisa diakses dari KUR Mikro adalah antara 10 juta sampai dengan 50 juta. Sesuai dengan namanya “mikro” adalah setara di bawah standar kecil. Dengan nominal 10 sampai dengan 50 juta diharapkan usaha mikro dapat berkembang ke atas.

2. Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kecil 

Sementara kredit usaha rakyat berjenis kecil adalah kur yang diperuntukkan bagi pengusaha kelas kecil sampai dengan menengah dengan rentang nominal pinjaman dari 50 juta sampai dengan 500 juta. 

Dengan nominal pinjaman yang nyaris mencapai setengah miliar ini, Pemerintah Republik Indonesia berharap usaha kecil dan menengah dapat membuka lapangan pekerjaan sebesar-besarnya dan berkontribusi pada Produk Domestik Bruto Nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *