Pentingnya Sertifikat Halal untuk UMKM

Pentingnya Sertifikat Halal untuk UMKM

Kejarumkm.com – Pentingnya sertifikat halal untuk UMKM yang membantu untuk menjangkau lebih banyak konsumen. 

Beberapa bulan yang lalu, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama meluncurkan logo baru sertifikat halal bagi pelaku usaha UMKM. 

Pengurusan sertifikat logo halal kini diurus langsung melalui Badan Penyelenggara Jaminan Halal (BPJH) yang bertanggung jawab langsung kepada Menteri Agama dan Presiden. 

Perubahan ini sesuai dengan aturan terbaru yang memudahkan UMKM untuk memperoleh sertifikat halal melalui BPJH.

BPJH dapat diperoleh dengan membayar biaya sekitar Rp300.000 hingga Rp600.000 sesuai jenis usaha mikro, kecil atau menengah. 

Sama halnya dengan sertifikat usaha, sertifikat halal akan membantu UMKM untuk naik kelas menjangkau pasar konsumen yang lebih luas. 

Sertifikat ini penting bagi UMKM yang berfokus menjual produk-produk dengan target kalangan masyarakat muslim di Indonesia, dan bahkan bisa menjangkau pasar global di Asia Tenggara. 

Apa saja yang perlu dipersiapkan bagi pengusaha UMKM jika ingin memperoleh sertifikat halal, ada dua tahapan yang perlu dilalui:

  1. Pengusaha UMKM yang ingin memperoleh sertifikat halal wajib mengikuti pelatihan sertifikasi halal yang diadakan oleh dinas perdagangan, umkm dan koperasi di daerahnya. Pelatihan UMKM ini bertujuan agar pengusaha bisa memahami alur persiapan penilaian sertifikasi.
  2. Pengusaha UMKM menyiapkan bahan dan standar yang harus dipenuhi untuk dinilai dalam proses penilaian jaminan produk halal.

Jika dinyatakan lolos sertifikasi halal, maka UMKM yang bersangkutan akan memperoleh sertifikat halal. 

Produk-produk yang mendapat sertifikasi halal diperbolehkan memasang logo halal. Pemasangan logo halal ini akan memberikan berbagai keuntungan bagi UMKM, antara lain:

  1. Memberikan jaminan rasa aman dan kepercayaan bagi konsumen yang ditarget dengan kategori masyarakat muslim. 
  2. Memperbesar pasar konsumen di tingkat global, terutama pada negara-negara dengan penduduk muslim seperti Malaysia, Pakistan, Arab Saudi hingga Mesir. Ini artinya UMKM bisa mengekspor produk-produk mereka ke skala multinasional. 
  3. Pemasangan logo halal biasanya bersanding dengan logo P-IRT dari Dinas Kesehatan. Dua logo ini memberikan kepercayaan kepada konsumen mengenai produk yang ditawarkan telah melewati uji kontrol yang sangat ketat. Sehingga memberi rasa aman dan nyaman untuk mengkonsumsi atau menggunakan. 

Bagi pengusaha UMKM yang membutuhkan pendampingan umkm, pelatihan umkm hingga kebutuhan berjejaring dengan pengusaha UMKM dapat bergabung ke dalam jaringan pengusaha KejarUKM (Kelompok Belajar UKM) melalui whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.