Pentingnya Pelatihan Keuangan Bagi Pelaku UMKM

Pentingnya Pelatihan Keuangan Bagi Pelaku UMKM

KejarUMKM.com – Pelatihan UMKM bagi pemilik usaha UMKM tidak hanya sebatas menyusun laporan keuangan.

Namun juga melatih insting bisnis atau memetakan potensi-potensi keuangan yang bisa dimaksimalkan. 

Salah satunya adalah potensi kredit usaha untuk mengembangkan bisnis.

Banyak pelaku UMKM ketika berbicara modal hanya terpatok pada kredit-kredit konvensional perbankan.

Padahal pelatihan keuangan UMKM diharapkan dapat menciptakan insting bisnis yang tidak hanya berbicara masalah-masalah konvensional. 

Jika pengusaha UMKM tidak bisa mengakses perbankan karena masalah jaminan (agunan) usaha, maka bisa menggunakan cara lain yang sah dan legal dalam mengembangkan bisnisnya.

Banyak potensi-potensi keuangan yang bisa dimanfaatkan dalam rangka memperoleh tambahan modal, berikut beberapa potensinya:

  1. Mencari partner dan investor. Apakah UMKM bisa melakukan pencarian partner bisnis dan investor untuk investasi? 100% dapat dikatakan bisa. Pemilik UMKM tinggal menyiapkan proposal, berbicara dengan calon partner bisnis bisa dari keluarga sendiri, keluarga besar, teman hingga jejaring sesama pelaku UMKM. Menciptakan kolaborasi antara satu pelaku UMKM dengan pemilik modal lain. Nantinya tinggal diatur dalam surat kesepakatan bisnis. 
  2. Mengikuti lomba wirausaha. Pada pelatihan-pelatihan UMKM yang diadakan oleh dinas-dinas pemerintah maupun industri swasta, biasanya juga diadakan lomba wirausaha dengan hadiah uang dengan nominal tertentu. Lomba ini dapat diikuti pengusaha UMKM untuk menambah modal kerja, kalaupun belum menang dapat melebarkan jaringan. 
  3. Crowdfunding, atau pengumpulan modal dari banyak investor. Jika calon investor yang akan ditemui memiliki potensi keuangan yang kecil, jangan berkecil hati. Anda bisa melakukan pengumpulan modal dari banyak investor dengan sistem crowfunding. Sistem ini juga bisa dibuka jika usaha UMKM Anda berbasis pada peningkatan kualitas sosial (sociopreneurship) masyarakat. 

Tiga jenis potensi pengembangan modal ini beberapa kali disampaikan dalam pelatihan UMKM. 

Harapannya pengusaha UMKM tidak lagi terpatok pada kredit-kredit perbankan yang membutuhkan banyak syarat, pengalaman dan juga jaminan usaha.

Nantinya ketika bisnis UMKM semakin tumbuh dan berkembang, baru kemudian UMKM bisa mengakses modal perbankan dengan nilai nominal yang lebih besar dalam mengembangkan skala usaha yang lebih luas. 

Kelompok Belajar UKM (KejarUKM) mengundang pengusaha UMKM untuk bergabung dalam komunitas bisnis pelatihan umkm, pendampingan umkm dan peningkatan skala usaha umkm melalui link berikut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.