Pengertian Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)

Pengertian Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP)

Sebelum mendirikan sebuah usaha, tentunya memerlukan surat ijin usaha yang telah diatur dalam wilayah tersebut. Menurut Undang-undang Perdagangan Republik Indonesia setiap orang yang ingin mendirikan usaha perdagangan harus memiliki surat izin.

Surat izin ini dikenal dengan SIUP atau singkatan dari Surat Izin Usaha Perdagangan, yaitu suatu dokumen yang harus dimiliki pengusaha agar dapat menjalankan kegiatan usahanya.

SIUP sangat diperlukan oleh setiap perusahan karena sebagai bukti dokumen resmi bahwa perusahaan tersebut sudah terdaftar dan memiliki izin untuk membuka atau menjalankan kegiatan usahanya.

Menurut Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 Tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (Permendag 36/ 2007), Surat Ijin Usaha Perdagangan atau yang biasa disebut SIUP adalah Surat Ijin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan, yang selanjutnya disebut SIUP.

Surat Izin Perdagangan atau SIUP dikeluarkan oleh instansi pemerintah melewati Dinas Perdagangan dan Perindustrian teruntuk perusahaan yang berdomisili di suatu daerah.

SIUP wajib dimiliki oleh semua jenis badan usaha, baik milik pribadi maupun kelompok (UD, CV, PT, Firma, Koperasi, BUMN, dan lainnya) karena sebagai bukti pengesahan dari bisnis yang dijalankan. Artinya jika belum memiliki SIUP berarti bisnis atau usaha yang dijalankan dapat dianggap ilegal karena belum mengantongi izin usaha.

Bagi pemerintah, SIUP berfungsi sebagai dokumen dan pendataan setiap badan usaha yang ada di Indonesia. Sedangkan bagi para pengusaha, SIUP dapat berfungsi sebagai dokumen yang sah dari pemerintah bahwa kegiatan usaha yang dijalankan telah memilik izin dari pemerintah Republik Indonesia.

Selain itu SIUP bagi pengusaha juga bisa berfungsi dalam membantu kegiatan ekspor dan impor. Karena SIUP dibutuhkan saat di bea cukai jika sebuah perusahaan akan mengimpor bahan baku atau mengekspor hasil produk usaha mereka keluar negeri.

Bagi pengusaha yang akan membuat SIUP sebagai pondasi perizinan usaha mereka tentunya harus menyiapkan beberapa persyaratan administrasi.

Bagi para pengusaha yang ingin mengurus SIUP untuk Perusahaan Perorangan dan Perseroan, dokumen administrasi yang dibutuhkan antara lain:

  • Fotokopi KTP Direktur Utama, penanggungjawab perusahaan, atau pemegang saham utama.
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Surat Keterangan Domisili.
  • Fotokopi akta pendirian perusahaan perseroan terbatas yang dilengkapi dengan Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum. Khusus untuk badan usaha berbentuk Perusahaan Perorangan tidak perlu melengkapi akta pendirian.
  • Pas Foto ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar dari direktur utama, pemilik perusahaan, atau penanggungjawab.
  • Dokumen tambahan seperti Neraca Perusahaan, Surat Izin Gangguan, Surat Izin Teknis, dan Surat Izin Prinsip, serta AMDAL.

Sedangkan bagi para pengusaha yang ingin mengurus SIUP untuk Koperasi, berikut dokumen administrasi yang harus disiapkan:

  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari Dewan Pengurus dan Pengawas Koperasi. Dokumen harus dilengkapi dengan daftar susunan dewan pengurus dan pengawas koperasi.
  • Fotokopi NPWP dan Akta Pendirian Koperasi.
  • Fotokopi Surat Izin Tinggal atau Surat Keterangan Domisili.
  • Neraca koperasi.
  • Pas foto ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar dari Dewan Pengurus dan Pengawas Koperasi.
  • Dokumen tambahan, seperti; AMDAL, dan surat lainnya.

Jika pengusaha sudah melengkapi persyaratan administrasi tersebut dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya dalam prosedur pembuatan SIUP, yaitu mengisi formulir pendaftaran yang bisa didapatkan di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat.

Setelah itu pengusaha bisa membayar biaya pembuatan SIUP. Perlu diperhatikan bahwa biaya pembuatan SIUP berbeda di setiap daerahnya sesuai dengan peraturan daerah masing-masing. Oleh karena itu setiap daerah tentunya memiliki tarif biaya pembuatan yang berbeda.

Setelah membayar biaya pembuatan SIUP, proses pembuatan SIUP akan membutuhkan waktu sekitar dua minggu atau lebih.

Nantinya pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan akan menghubungi badan usaha atau yang mewakili bila surat izin tersebut telah terbit.

Berdasarkan penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa SIUP adalah dokumen tanda bukti legalitas dan izin untuk menjalankan usaha bagi sebuah perusahaan.

SIUP menjadi sangat penting karena memiliki kekuatan hukum dan dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata publik.

Tentunya kredibilitas tersebut juga diperlukan oleh setiap perusahaan untuk menanamkan kepercayaan dari investor, mitra kerja maupun masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *