Pengertian Nomor Induk Berusaha

Pengertian Nomor Induk Berusaha

Prinsip NIB mirip dengan NIK yang harus menjadi milik setiap penduduk. Bedanya dari NIB adalah sebagai syarat atau identitas bagi pelaku usaha dalam menjalankan bisnis.

NIB merupakan suatu yang dapat diaplikasikan dari Pasal 1 angka 12 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Terintegrasi secara Elektronik.

Jadi segala macam izin yang dibutuhkan pelaku usaha UMKM diatur dari satu pintu. NIB diterbitkan setelah kita mendaftar ke Online Single Submission (OSS).

Karena badan perizinan di Indonesia pada awalnya sangat berliku dan rumit,proses perizinan bisa memakan waktu 30 hari.

Dengan sistem OSS ini, seluruh penyelenggaraan perizinan usaha yang sebelumnya berada di bawah kewenangan Menteri/direksi, gubernur, Bupati/Walikota dapat dikelola secara digital dari izin usaha.

NIB menyediakan Tanda Daftar Perusahaan (TDP), Angka Pengenal Impor, akses kepabeanan apabila pelaku ekonomi akan melakukan kegiatan ekspor dan impor.

Serta berfungsi sebagai Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Pemerintah telah memberikan kemudahan untuk mendapatkan izin dari satu tempat, OSS, sehingga kita tidak perlu khawatir dengan legalitas usaha.

Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan nomor identitas pelaku usaha ekonomi yang diatur oleh Klasifikasi Buku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI) pada tahun 2020, yang sesuai dengan jenis kegiatan ekonomi yang menghasilkan produk baik dalam bentuk barang maupun jasa.

Fungsi NIB tidak hanya identitas tetapi juga berlaku sebagai tanda daftar usaha, Angka Pengenal Impor (API), dan akses kepabeanan bagi perusahaan yang bergerak dalam bisnis impor dan ekspor. 

Dengan membuat NIB maka bisnis yang dikelola akan terjamin legalitasnya. Selain itu, dengan mengurus NIB akan menambah peluang bisnis antara lain fasilitas pembiayaan dari perbankan, mendapatkan pelatihan, serta keperluan berpartisipasi dalam pengadaan barang/jasa public.

Ini merupakan gerakan keberhasilan terbaru pemerintah, setelah sebelumnya presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri/pimpinan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk memangkas birokrasi pengesahan. 

Berikut adalah kelompok usaha yang mengurus izin lewat OOS yaitu

  1. Berbentuk badan usaha atau perseorangan ; usaha mikro, UKM, dan perusahaan besar
  2. Unit bisnis baru dan individual yang didirikan sebelum OOS beroperasi
  3. Badan usaha dengan modal dalam negeri 100% atau modal termasuk komposisi modal asing

Banyak keuntungan yang diperoleh dari mendaftar NIB, salah satunya itu dapat menerima berbagai bantuan dari pemerintah misalnya Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Tetapi, untuk dapat menerima bantuan ini maka diperlukan Surat Keterangan Usaha (SKU) yang merupakan syarat untuk mendapatkan BPOM atau Bantuan Langsung Tunai (BLT). 

Ini adalah cara mudah untuk mengajukan NIB online untuk UMKM

  1. Siapkan KTP dan nomor KTP. Kemudian masuk ke website www.oos.go.id lalu daftar dengan mengisi data-data yang dibutuhkan
  2. Masukkan persyaratan pendaftaran masing-masing UMKM dengan mengunggah KTP dan nomor KTP
  3. Selanjutnya mengisi Company Profile UMKM dari jenis perusahaan sesuai Kode Standar Klasifikasi Usaha Indonesia (KBLI) VERSI 2020, termasuk modal
  4. Kemudian pilih jenis izin usaha, untuk UMKM cukup izin usaha berupa NIB
  5. NIB  telah selesai dapat diunduh dan dicetak untuk tujuan bisnis yang legal

Pastikan data yang diisi lengkap dan benar. Tidak perlu untuk terburu-buru dalam menyimpan agar tidak ketinggalan data apapun.

Setelah menyimak artikel ini, kami harap dapat dipahami pentingnya mengurus NIB untuk kebutuhan usaha. Dan NIB yang terintegrasi dalam sistem OOS tidak mempersulit legalitas perizinan usaha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *