Mengenal Jenis Pajak UMKM Untuk CV

Mengenal Jenis Pajak UMKM Untuk CV

Bagi para pengusaha yang sudah memulai usahanya terutama dalam bentuk badan usaha CV perlu mengetahui jenis-jenis pajak UMKM yang berlaku untuk CV.

Pengertian dari pajak untuk CV sendiri adalah pungutan wajib dari pemerintah yang diberikan oleh persekutuan komanditer atau CV. Pajak CV tergolong subjek pajak kepada negara yang berbentuk badan usaha. 

Besaran perhitungan pajak untuk CV juga sudah diatur dalam Undang-Undang, yaitu Undang-undang Pajak Penghasilan No 36 Thn. 2008.

Para pengusaha kena pajak CV wajib mematuhi sistem pemungutan pajak yang ada di Indonesia, sesuai tarif pajak dan ketentuan yang berlaku.

Adapun juga pengusaha kena pajak merasa terbebani dengan jumlah pajak yang harus dibayarkan dan membutuhkan keringanan dalam membayarnya pengusaha kena pajak untuk CV berhak membuat permohonan PPh pasal 25 agar bisa mengangsur pajak CV yang terutang.

Perhitungan besaran pajak yang dikenakan untuk CV tidak dapat dilepaskan dari jenis pajak penghasilan serta pajak pertambahan nilai, selain itu jenis-jenis pajak yang dikenakan untuk CV antara lain :

  • PPh Pasal 25

Jenis pajak pada CV PPh pasal 25 adalah jenis pungutan wajib berupa uang yang diberikan kepada negara dari total pajak penghasilan terutang. Jumlah besaran pajak didasarkan dari SPT Tahunan PPh dikurangi PPh dipotong dan PPh dibayar.

Secara singkat, PPh pasal 25 diajukan oleh CV untuk meringankan pajak perusahaan agar bisa diangsur atau dicicil selama periode tertentu dalam satu tahun.

Pembayaran pajak bagi CV atau pajak perusahaan pph pasal 25 tidak bisa diwakilkan dan diwajibkan untuk diurus sendiri oleh manajemen perusahaan.

  • PPh Pasal 21

Perhitungan pajak untuk CV pph pasal 21 adalah pungutan uang secara langsung yang dibayarkan oleh CV kepada negara atas penghasilan karyawan.

Bisa berupa upah, honor, tunjangan, gaji, komisi, dan lainnya. Pembayaran pajak perusahaan berdasarkan besaran upah jasa atau pekerjaan tertentu sesuai nama karyawan dan diterima oleh si karyawan/ wajib pajak.

  • PPh 28/29

Pengusaha kena pajak yang memiliki CV juga bisa dikenakan pph pasal 28/ 29. Terutama, apabila pengusaha kena pajak bagi CV memiliki pendapatan dari luar negeri.

Serta, sudah dipotong pajak perusahaan di negara tersebut. Pajak perusahaan berupa penghasilan dikenakan pph 28/29 bisa menjadi utang pajak sesuai pasal 24 Undang-undang pajak penghasilan.

  • PPN

Pemilik CV yang sudah dikukuhkan menjadi pengusaha kena pajak selanjutnya diwajibkan membuat faktur pajak. Agar bisa dilakukan pemungutan pajak perusahaan dan perhitungan pajak CV berupa PPN 10% dari harga jual nilai barang atau jasa, jika CV membuat penyerahan PPN terutang.

Namun sejak hitungan per Januari 2022, para pengusaha CV kena pajak yang menggunakan skema PPh final UMKM PP 23/2018 sudah tidak bisa lagi menggunakan skema perhitungan tersebut.

Sesuai dengan isi pasal 5 ayat (1) huruf b PP 23/2018 yang berbunyi “4 (empat) Tahun Pajak bagi Wajib Pajak badan berbentuk koperasi, persekutuan komanditer, atau firma”

Artinya bagi para pengusaha CV kena pajak yang telah menggunakan skema final PPh sejak 2018 harus mulai membayar PPh sesuai dengan ketentuan umum untuk penghasilan yang diterima pada tahun pajak 2022. Yaitu tarif PPh badan ditetapkan sebesar 22%.

Namun dengan berlakunya aturan skema pengenaan pajak baru tersebut, para pengusaha CV kena pajak masih dapat memanfaatkan fasilitas pasal 31E UU PPh.

Dengan adanya pasal 31E ini, para pengusaha CV kena pajak dapat memanfaatkan fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% atas penghasilan kena pajak yang merupakan bagian dari peredaran bruto hingga Rp4,8 miliar.

Bila CV yang dimiliki masih belum memiliki omzet yang melampaui Rp4,8 miliar, maka fasilitas pengurangan tarif sebesar 50% dapat dimanfaatkan atas seluruh penghasilan kena pajak yang dimiliki oleh CV kena pajak. 

Artinya jika pengusaha CV kena pajak pada tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya mengikuti tarif PPh sebesar 22%, maka dengan fasilitas Pasal 31E tersebut tarif PPh yang ditanggung oleh CV kena pajak menjadi hanya sebesar 11%.

Itu dia jenis-jenis pajak CV dan update terbaru mengenai peraturan yang mengatur jumlah tarif pengenaan pajak yang wajib dibayarkan oleh para pengusaha CV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *