Faktor Penyelamat UMKM di Masa Pandemi

Faktor Penyelamat UMKM di Masa Pandemi

Kejarumkm.com – Berikut merupakan salah satu faktor penyelamat UMKM di masa Pandemi yaitu internet. 

Salah satu dampak negatif hadirnya pandemi Covid-19 adalah memukul pendapatan UMKM. 

Hingga meluluhlantakkan pondasi perekonomian di sektor usaha mikro, kecil dan menengah yang melahirkan banyak pengangguran. 

Namun, disisi lain hadirnya pandemi ini juga memaksa pengusaha UMKM untuk beradaptasi dengan perubahan. 

Salah satunya dengan memaksimalkan hadirnya digitalisasi melalui internet. Internet merupakan sarana penyelamat sektor UMKM untuk tetap bertahan, tumbuh dan berkembang.

Menurut riset Katadata Insight Center, pada saat pandemi datang. Lebih dari 81% pelaku bisnis UMKM di Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang dan Bekasi melakukan shifting (perpindahan) bisnis dari jalur konvensional ke dalam internet. 

Itu artinya UMKM berpindah dari transaksi konvensional menjadi transaksi digital. 

Perpindahan ini tentu memaksa banyak orang untuk beradaptasi, belajar hal-hal baru dan tentunya mengenali lebih jauh potensi pasar-pasar konsumen baru dari berbagai belahan dunia lainnya. 

Adaptasi ini cukup penting mengingat UMKM adalah usaha yang banyak menyerap tenaga kerja. 

Sehingga ketika tidak teradaptasi dengan baik, maka akan banyak pekerja yang dirumahkan dan berdampak negatif pada kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Pada riset yang sama, hadirnya pandemi dan pentingnya penggunaan internet memaksa lebih dari 78% pengusaha UMKM untuk belajar hal-hal baru mengenai dunia digital. 

Beberapa diantara masih memerlukan bantuan orang lain untuk masuk ke dalam dunia digital, sementara mayoritas 64,5% tidak memerlukan bantuan.

Data selanjutnya yang menarik adalah sektor UMKM ternyata memiliki solidaritas yang tinggi. Hal ini terbukti karena lebih dari 61% sektor UMKM ternyata bisa membantu pengusaha lain untuk berjualan online. 

Kerjasama yang saling menguntungkan antar UMKM itu sendiri ternyata berdampak positif dari membaliknya kondisi ekonomi menjadi lebih baik. 

Internet ternyata juga memberi keuntungan dalam jangka panjang bagi UMKM. Pada riset yang sama, lebih dari 81% pengusaha UMKM ternyata lebih leluasa dalam menjaring pasar konsumen baru. 

Hanya sedikit yang kesulitan menjangkau konsumen baru. Ditambah dengan fakta bahwa 74% UMKM mengalami lonjakan omset ketika masuk ke dalam dunia internet/dunia digital. 

Peta yang sama juga ditunjukkan dalam riset tersebut, bahwa mayoritas UMKM berhasil beradaptasi dan survive di masa pandemi, lebih banyak berjualan 91% melalui media sosial. Sementara 35% lebih memanfaatkan platform marketplace. 

Fakta-fakta ini menunjukkan bahwa internet memiliki dampak positif bagi perkembangan bisnis UMKM. 

Apabila Anda saat ini menjadi pelaku UMKM yang ingin bertumbuh dengan cepat, maka sesuai dengan riset tadi. 

Inilah saatnya memanfaatkan internet untuk melejitkan bisnis UMKM Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.