Contoh UMKM Di Indonesia yang Berkembang

Coba sebutkan satu merk dari sebuah usaha yang terkenal? Orang banyak menyebutkan hanya merk-merk tertentu yang sudah besar. 

Misalnya seperti McDonald dan PizzaHut, padahal contoh umkm yang membesar kini telah banyak beredar di Indonesia. 

Anda tahu apa itu Kebab Baba Rafi dan Es Teh Indonesia? Nah, dua usaha tersebut berawal dari usaha UMKM loh, yang sekarang ini sudah berkembang dengan pesat. 

Saat ini umkm es teh Indonesia telah berbentuk perseroan terbatas dengan Direktur Utamanya (Chief Executive Officer) adalah artis terkenal Nagita Slavina. 

Sementara Kebab Turki Baba Rafi yang awalnya didirikan di Surabaya pada tahun 2003.

Kini di tahun 2022 telah memiliki 1300 gerai tersebar di tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Filipina.

Bagaimana contoh umkm seperti Kebab Turki Baba Rafi dan Es Teh Indonesia dapat berkembang pesat seperti saat ini, simak profil pendirian usahanya sebagai berikut:

Bermula dari Gerobak Kecil

Hendy Setiono, pendiri Kebab Turki Baba Rafi mengawali pendirian usaha umkm ini dengan sebuah gerobak kecil di Jl Nginden Semolo Kota Surabaya. 

Modal pendirian gerobak ini merupakan uang pinjaman dari adik perempuannya sebesar 4 juta rupiah. 

Dua tahun kemudian pada tahun 2005, Hendy Setiono memperbesar usahanya menjadi perseroan terbatas serta menerapkan sistem franchise untuk memperbesar usaha. 

Saat ini franchise yang dilakukan Kebab Turki Baba Rafi kemudian laku keras dan menjadi satu-satunya usaha umkm cepat saji dalam bidang kebab yang berkembang pesat. 

Kebab Turki Baba Rafi kemudian banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai institusi seperti Kementerian Koperasi dan UMKM pada tahun 2006.

Penghargaan dari Ernst and Young pada tahun 2009 dan mendapatkan penghargaan waralaba global dari Presiden Joko Widodo pada tahun 2016. 

Saat itu jaringan Kebab Turki Baba Rafi telah melanglang buana ke Malaysia dan Filipina dan disusul dengan negara-negara lainnya. 

Apa sih rahasia kesuksesan Kebab Turki Baba Rafi?

Sang founder Kebab Turki Baba Rafi, Hendy Setiono menyampaikan, sebagai contoh umkm yang seringkali dipandang rendah oleh banyak orang. 

Usaha kebab berfokus pada peningkatan rasa dan kualitas yang terjangkau bagi semua konsumen, selain itu juga fokus pada peningkatan sumber daya manusia serta lingkungan sosial. 

Pernyataan Hendy Setiono ini bukan sekedar jual kecap semata. Usaha UMKM memang seringkali dipandang tidak higienis, tidak memiliki kualitas serta produk-produk yang ditawarkan sering tidak bersaing. 

Usaha kebab turki baba rafi untuk berfokus pada kualitas barang dagangan dengan menggandeng Belfoods dalam melakukan standarisasi daging kebab menjadi salah satu rahasia kesuksesan franchisenya. 

Kolaborasi dalam melakukan standarisasi daging kebab ini dilakukan demi menjaga higienitas, daya saing dan juga tentunya kehalalan daging kebab yang menyuplai bahan baku utamanya Kebab Turki Baba Rafi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.