Cara Mengembangkan Bisnis UMKM Berjualan di Sosial Media

Cara Mengembangkan Bisnis UMKM Berjualan di Sosial Media

KejarUMKM.com – Berikut merupakan cara mengembangkan bisnis UMKM berjualan di sosial media. 

Salah satu cara usaha mikro kecil dan menengah meningkatkan skala usahanya dapat dipetakan ke dalam dua sarana:

Sarana pertama dengan meningkatkan skala produktivitas usaha serta meningkatkan jangkauan pemasarannya. 

Meningkatkan skala produktivitas dapat dilakukan dengan memperbanyak produk yang akan dijual atau tenaga kerja yang mendukung pengembangan usaha. 

Sementara peningkatan jangkauan pemasaran dapat dilakukan dengan mengembangkan channel-channel penjualan dari bersifat konvensional menjadi digital. 

Peningkatan penjualan dari konvensional menjadi digital merupakan salah satu cara baru UMKM mengembangkan diri secara cepat. 

Insight Katadata Center menyebutkan bahwa riset perpindahan UMKM menuju dunia digital mencapai angka 90% di masa pandemi. 

Perpindahan (shifting) skala usaha ini ternyata berhasil mempertahankan omset penjualan UMKM di masa pandemi, serta membuat pengusaha UMKM mampu survive melewati masa-masa krisis.

Di antara channel-channel perluasan jangkauan pemasaran dapat dirinci menjadi sosial media dan marketplace. 

Dari dua channel ini, media sosial mendukung jangkauan pemasaran mencapai angka 90%. 

Sehingga pengusaha UMKM perlu mengembangkan bisnis UMKM nya melalui media sosial di masa-masa mendatang.

Bagaimana cara mengembangkan bisnis UMKM dengan cara berjualan di media sosial?

Kelompok Belajar UMKM (Kejar UMKM) memberikan tips-tips dasar cara sukses mengembangkan bisnis di era media sosial bagi pelaku usaha UMKM:

  1. Tips paling pertama adalah menyiapkan produk yang akan dijadikan winning point (produk unggulan). Produk-produk ini perlu dipersiapkan dengan baik dari sisi kualitas dan kuantitas.
  2. Tips kedua adalah menyiapkan packaging produk (pengemasan produk). Jika produk-produk UMKM memiliki cara pengemasan dan penyajian yang menarik alias eye catching, maka akan memudahkan pembeli datang dengan sendirinya.
  3. Tips ketiga adalah menyiapkan foto produk. Jika anda tidak mempunyai kemampuan fotografi, tidak perlu khawatir karena saat ini foto produk dapat dilakukan dengan kamera smartphone. Pelatihan-pelatihan UMKM yang diadakan Kelompok Belajar UMKM membekali peserta cara memfoto produk jualan hanya dengan smartphone dan selembar kertas. 
  4. Tips keempat adalah belajar mengoperasikan media sosial. Media sosial yang saat ini sedang trending adalah facebook, instagram dan tiktok. Pelatihan UMKM yang diberikan Kelompok Belajar UMKM juga membekali peserta pelatihan untuk mengoperasikan dan memahami media sosial secara menyeluruh. Termasuk memetakan analisa bisnis dalam jangka panjang. 
  5. Tips kelima adalah menguasai copywriting, atau dalam bahasa sederhana disebut dengan sales penjualan. Tenang saja copywriting dapat dipelajari secara sederhana dan cepat bagi semua orang. Copywriting adalah teknik sales berupa kata-kata untuk mengajak konsumen melakukan pembelian barang-barang kita. Mengingat tips ini cukup penting karena copywriting akan menentukan 90% prosentasi tingkat penjualan barang kita. 

Nah, trainer-trainer pelatihan UMKM yang diberikan Kelompok Belajar UMKM memiliki banyak keahlian di bidang media sosial, copywriting dan teknik-teknik penjualan online lainnya. 

Ikuti pelatihan-pelatihan UMKM yang diadakan Kelompok Belajar UMKM di setiap bulannya di Meravi Nogotirto Sleman Yogyakarta.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.