Cara Membuat Ijin Usaha Bagi UMKM

Cara Membuat Ijin Usaha Bagi UMKM

KejarUMKM.com – Berikut cara membuat ijin usaha bagi UMKM yang menjadi salah satu penting keberhasilan usaha UMKM.

Pernahkah anda melihat produk-produk UMKM dicekal pihak kepolisian karena tidak memiliki ijin edar atau ijin perdagangan? 

Sehingga dinyatakan ilegal dan ditarik dari peredaran? Cukup fatal bukan? Nah itulah mengapa membuat ijin usaha bagi UMKM merupakan hal paling penting dan mendasar. 

Jangan berpikir menunggu usaha UMKM besar baru kemudian membuat ijin usaha, karena ketika usaha membesar dan terkena masalah hukum secara otomatis akan menghancurkan usaha Anda. 

Itulah mengapa cara membuat ijin usaha bagi UMKM perlu disiapkan sedari awal. Anda tidak perlu khawatir bahwa membuat ijin usaha akan menghabiskan modal awal berbisnis. 

Karena saat ini membuat ijin usaha jauh lebih mudah ketimbang beberapa dekade sebelumnya.

Sebelum masuk ke dalam cara membuat surat ijin usaha bagi UMKM, kita perlu memahami terlebih dahulu jenis-jenis surat ijin usaha bagi UMKM. 

Terdapat beberapa surat ijin usaha yang berkaitan dengan produk-produk UMKM maupun skema bisnis UMKM yakni:

  1. Ijin usaha mikro kecil dan menengah (IUMKM). Cara membuat ijin usaha berbentuk IUMK sangat mudah yaitu hanya melalui dinas perdagangan atau dinas koperasi dan UMKM setempat. Data-data dalam IUMKM mencakup antara lain pemilik usaha, bidang yang dijalani, omset usaha hingga nomor IUMKM dari dinas terkait.
  2. Surat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP). Cara membuat ijin usaha bagi UMKM berbentuk SIUP juga dapat diurus di Dinas perdagangan atau Dinas UMKM dan koperasi. SIUP sendiri biasanya diberikan bagi UMKM skala besar dengan omset di atas 50 juta per tahun. Sementara IUMKM untuk UMKM di bawah 50 juta pertahun. 
  3. Surat Keterangan Domisili Usaha (SKDU). Cara membuat ijin usaha berbentuk SKDU dapat dilakukan dengan mendaftar di kelurahan setempat. Sebelumnya meminta surat pengantar RT dan RW baru menuju kelurahan. SKDU sendiri merupakan surat keterangan bahwa usaha anda berdomisili di wilayah kelurahan tersebut. 
  4. Nomor Induk Berusaha (NIB). Cara membuat ijin usaha berbentuk NIB adalah mendaftar melalui Kementerian Perdagangan atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). NIB merupakan satu deret nomor untuk usaha UMKM, fungsinya mirip dengan NIK pada KTP perorangan sehingga bisnis dapat diinventarisir oleh pemerintah.

Nah, semenjak hadirnya Undang-Undang Cipta Kerja tahun 2020 yang disahkan Pemerintah Republik Indonesia dengan DPR Republik Indonesia. 

Cara membuat surat ijin usaha yang dijelaskan di atas kemudian disederhanakan, alias hal hal yang rumit kemudian ditata dipangkas dan dirapikan menjadi lebih sederhana. 

Kini khusus untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) cara membuat ijin usaha disatukan hanya berbentuk Nomor Induk Berusaha (NIB) saja. 

Nomor Induk Berusaha (NIB) ini dapat dibuat dengan sistem online, Anda tidak perlu mengurus ijin usaha ke kantor dinas-dinas di kabupaten/kota atau datang ke Kementerian Perdagangan dan Perindustrian. 

Bagaimana cara membuat ijin usaha berbentuk NIB Online? Anda cukup mengakses website perijinan usaha online single sign (OSS) di alamat: www.oss.go.id yang dikelola Badan Koordinasi Penanaman Modal. 

Tinggal mendaftar secara online, mengisi data-data yang diperlukan, mengisi jenis usaha dan omset.  

Serta tinggal menunggu data diverifikasi oleh sistem dan hanya dalam hitungan harian Anda sudah bisa mengunduh surat ijin usaha berbentuk NIB sebagai perlindungan hukum usaha Anda. Mudah bukan?   

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.