Belajar Cyber Security Gratis Indonesia

Belajar Cyber Security Gratis Indonesia

Belajar Dari Jebolnya Data Tokopedia

KejarUMKM.com – Salah satu marketplace besar Indonesia bernama Tokopedia pernah mengalami peretasan data. Hal ini terungkap manakala data-data yang menjadi pelanggan Tokopedia di forum-forum diskusi. 

Kasus ini menjadi perhatian banyak pihak mengenai pentingnya pelatihan cyber security bagi industri besar dan juga UMKM. 

Setahun kemudian aksi penipuan berkedok customer service juga menimpa nasabah bank besar BCA. Banyak nasabah yang tertipu dengan pesan singkat dari aplikasi whatsapp mengatasnamakan Bank BCA. 

Peretas mengatasnamakan Pihak BCA dan berkenan membantu mengurus upgrade fasilitas nasabah prioritas. 

Kasus serupa atau scammer tak hanya menimpa BCA tetapi juga BRI dan bank-bank besar lainnya.

Bahkan, untuk menghadapi tantangan keamanan digital ini, Bank BCA menggelontorkan anggaran 500 miliar untuk memperkuat infrastruktur keamanan digital. 

Melakukan pelatihan cyber security dan mengedukasi nasabah untuk tidak tertarik dan tertipu dengan tawaran-tawaran instan.

Bahkan BCA juga mengingatkan pelanggan agar berhati-hati dengan cermat dengan nomor kontak dan akun-akun media sosial resmi.  

Kenapa UMKM Perlu Belajar Cyber Security

Dari dua kasus besar yang menimpa Tokopedia dan BCA, tampaknya pelatihan cyber security menjadi materi yang penting untuk dipahami pengusaha UMKM. 

Apakah dengan perbedaan skala usaha antara UMKM dengan industri besar lantas membuat UMKM bebas dari serangan digital? Tentu saja tidak. 

Banyak kasus-kasus penipuan jual beli online yang menimpa pengusaha UMKM, misalnya penipuan pada saat cash on delivery (COD) hingga bukti transaksi transfer palsu. 

Pengusaha UMKM perlu mengikuti pelatihan cyber security agar memahami praktik-praktik scammer yang merugikan usaha UMKM. 

Dengan memahami dasar-dasar pelatihan cyber security, maka pengusaha UMKM akan berinvestasi pada keamanan digital saat usahanya beralih (bertransformasi) ke digital. 

Aplikasi agregator transfer antar bank, Flip merilis data bahwa lebih dari 90% sektor UMKM saat ini telah bertransformasi ke dalam dunia digital. 

Sehingga sudah menjadi keharusan bagi pelaku UMKM untuk paham keamanan digital (cyber security). 

Jika belum memahami, maka perlu mengikuti pelatihan cyber security melalui Kelompok Belajar UMKM yang digelar reguler setiap bulannya. 

Materi Pelatihan Cyber Security

Isu-isu keamanan digital yang dihadapi UMKM tentu saja berbeda dengan industri-industri besar, namun pemahaman mendasar mengantisipasi kriminalitas digital perlu dipahami juga oleh pengusaha UMKM. 

Ketika pengusaha UMKM mengikuti pelatihan cyber security maka ada beberapa materi mendasar yang perlu dipahami. Berikut beberapa materi penting dalam pelatihan cyber security UMKM:

  1. Materi pelatihan cyber security keamanan website. Ketika UMKM memiliki website atau blog untuk menyajikan landing page informasi usaha dan bisnis. Maka perlu mengerti teknik-teknik mengamankan informasi website dari peretasan hacker. Teknik-teknik yang perlu dipelajari dalam pelatihan cyber security website adalah melakukan back-up data rutin, melakukan back-up data pelanggan rutin hingga maintenance website (hosting, sertifikat SSL) secara rutin hingga membatasi akses pembaca/konsumen tidak bisa menggandakan tulisan/foto di website. 
  2. Materi pelatihan cyber security keamanan akun-akun media sosial seperti facebook, instagram dan aplikasi sejenisnya sebagai alat penjualan. Dengan mengamankan menggunakan kode pengamanan ganda, kode otorisasi dan back-up dengan nomor handphone dan email pribadi. Maka pengusaha UMKM telah memiliki investasi keamanan agar bisnis UMKM di masa depan dapat terjamin ketika masuk ke dalam dunia digital. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.