3 Ide Bisnis UMKM Menghadapi Lebaran

KejarUMKM.com – Berikut tiga ide bisnis untuk UMKM menghadapi lebaran yang bisa dicontoh. 

Libur lebaran yang terjadi pada akhir bulan Ramadhan menyimpan banyak potensi peningkatan omset bagi UMKM. 

Apalagi lebaran di tahun 2022 ini diprediksi akan memutar banyak uang dari hasil revenge (pembalasan) pembatasan skala besar dari pandemi. 

Sehingga banyak masyarakat indonesia mudik ke kampung halaman sambil membawa oleh-oleh atau membelanjakan uangnya di kampung halaman. 

Potensi perputaran uang besar ini perlu dimanfaatkan pelaku UMKM dengan lebih sigap. Mengingat pemerintah Indonesia telah mempersiapkan diri peralihan dari masa pandemi menuju endemi. 

Sehingga bisa dipastikan roda ekonomi akan berputar cepat. Hal ini apalagi didukung dengan cairnya tunjangan hari raya (THR) para pekerja swasta dan pegawai negeri sipil (PNS). 

Serta adanya pencairan gaji ke-13 bagi aparatur negara pasca libur lebaran. Sehingga potensi pendapatan UMKM akan terus terjaga hingga libur setelah lebaran. 

Apa saja yang perlu disiapkan pelaku UMKM untuk meraup pendapatan di masa libur lebaran ini? Ada beberapa hal yang bisa dikejar dalam seminggu terakhir:

  1. Penambahan stok bahan baku. Mengingat libur lebaran lebih dari seminggu sehingga banyak toko-toko bahan baku tutup, secara otomatis akan menutup penjualan bahan baku. UMKM bisa mempersiapkan bahan baku sedari awal.
  2. Uang cash atau stok modal. Mengingat banyaknya tenaga kerja yang perlu disiapkan dalam libur lebaran panjang. Maka UMKM perlu menyiapkan uang lemburan. Uang kas (cash) ini bisa juga menjadi persiapan transaksional jika konsumen masih bertransaksi secara kas (non-cashless). 
  3. Membuka kanal-kanal digital. Baik kanal untuk penjualan online baik melalui marketplace, landing page website maupun sosial media. Serta kanal kanal digital pembayaran seperti virtual account, qr code hingga cashless banking. Hal ini akan membuka potensi percepatan pembayaran dan meningkatkan jumlah konsumen. 

Selanjutnya apa saja sih ide-ide bisnis yang bisa dijual pelaku UMKM dalam libur lebaran seminggu hingga tiga minggu kedepan? 

Menurut riset Kelompok Belajar UMKM, terdapat setidaknya 3 (Tiga) ide bisnis penghasil cuan di masa lebaran:

  1. Berjualan kue-kue kering, roti, agar-agar dengan sistem pre-order atau sistem produksi terlebih dahulu. Kue kering dan roti adalah bisnis yang tidak pernah mati dalam masa lebaran karena setiap orang akan makan-makanan enak di hari raya idul fitri. Bisnis ini memerlukan modal kecil dan bahan bakunya mudah untuk didapat. 
  2. Berjualan hampers alias parcel. Tidak perlu membuka bisnis UMKM parcel dengan harga mahal. Anda bisa menargetkan pembeli parcel dari kalangan menengah ke bawah, yaitu dengan membuat parsel di kisaran harga Rp50.000-Rp100.000. cukup dengan komposisi dari roti dan wafer yang dibeli murah, ditambah sirup atau makanan handmade (buatan sendiri). 
  3. Berjualan pakaian. Anda tidak perlu beli kulakan dengan jumlah banyak atau perlu modal besar, cukup menjadi dropshipper atau reseller saja. Dengan menawarkan katalog produk kepada sahabat dan handai taulan maka anda bisa menjual pakaian lebaran. Bagaimana mudah bukan? 

Jika pelaku UMKM kesulitan dalam memetakan ide bisnis, maka kami sarankan mengikuti pelatihan UMKM yang diadakan Kelompok Belajar UMKM setiap bulannya. 

Pelatihan ini diadakan secara terstruktur untuk menemukan ide bisnis hingga cara berjualan langsung. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.