Menyiapkan rencana usaha umkm dengan 5 W + 1 H

Menyiapkan rencana usaha umkm dengan 5 W + 1 H

Kejarumkm.com Sahabat kejarumkm, calon pengusaha sukses, pasti pernah mengalami kebingungan di tengah jalan dalam menjalankan usaha kita. Kebingungan bagaimana cara meningkatkan produksi, kebingungan menarik minat pasar, kebingungan permodalan, dan hal lain.

Tidak jarang pelaku usaha umkm merasa kurang yakin dengan usaha yang telah berjalan karena pasar tidak kunjung merespons produk dengan baik, sehingga kemudian memunculkan keinginan banting haluan ke jenis usaha yang lain.

hal seperti di atas wajar terjadi, tapi bukan berarti boleh berdiam diri, harus ada upaya untuk menyelesaikan persoalan yang muncul, dengan membuat dan melakukan inovasi, salah satunya jika persoalan utamanya terletak pada pasar maka perlu untuk kembali melakukan riset pasar

Kemudian tidak jarang pelaku usaha umkm yang usahanya sudah berjalan namun seperti diam di tempat, tidak begitu kontras apakah mengalami kemajuan atau keuntungan, atau sebenarnya mengalami kerugian. Ini terjadi karena dalam memulai usaha belum menyiapkan perencanaan usaha atau bisnis plan dengan baik. [ Cara Membuat Bisnis Plan ]

Perencanaan usaha adalah bagian penting dalam perjalanan usaha, dan ini tentu menjadi dasar awal ketika sahabat umkm akan memulai sebuah usaha. Kenapa? Karena di perencanaan awal ini pelaku usaha diwajibkan benar-benar memahami dan mampu menjawab pertanyaan umum yang akan berlaku dalam usaha sahabat umkm.

Bagai sahabat umkm yang saat ini usahanya sudah berjalan, tentu pekerjaan lanjutannya adalah memastikan pasar terus berkembang dengan melakukan riset pasar dan berpedoman pada bisnis plan yang telah dibuat dan jelas tujuan atau target perusahaan.

Nah, bagi sahabat umkm yang baru masuk dan sedang akan membuat unit usaha umkm, ada baiknya untuk menyiapkan terlebih dahulu rencana usaha. Dalam menyusun rencana usaha, ada rumus yang dapat membantu memudahkan sahabat semua yaitu rumus 5 W + 1 H. Rumus ini akan memudahkan sahabat umkm dalam menjawab pertanyaan yang masuk dalam perencanaan usaha;

Rumus 5 W+1 H yaitu:

  • Apa (what) 
  • Siapa (who) 
  • Di mana (where) 
  • Kapan (when) 
  • Mengapa (why) 
  • Bagaimana (how) 

1. Apa (what) 

Pada pertanyaan pertama ini akan membantu sahabat umkm dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan:

– Apa nama usaha Anda?

contohnya: Bolu Manis Jogja, Pisang Keju Juara, Jilbab Syar’i Milenial, dll.)

– Apa badan hukum usaha Anda? 

contohnya: Berbentuk PT, CV, Koperasi, dll.

– Apa jenis produk atau jasa yang ditawarkan? 

Contoh: memproduksi Jilbab Syar’i untuk generasi milenial.

– Berapa dana yang dibutuhkan usaha Anda? 

Contoh: untuk biaya produksi di awal usaha membutuhkan dana RP 5O juta.

– Apakah Anda membutuhkan dana pinjaman untuk modal usaha? Berapa jumlahnya dan untuk apa dana pinjaman tersebut? 

Contoh: Anda membutuhkan dana pinjaman sebesar Rp. 30 juta untuk membeli peralatan.

2. Siapa (who) 

Pada pertanyaan yang kedua menjawab pertanyaan tentang: 

– Siapa saja orang yang akan Anda pekerjakan untuk membantu menjalankan usaha Anda? 

Contoh: Anda akan memperkerjakan 3 orang karyawan dengan rincian; 2 untuk produksi, 1 orang administrasi dan pemasaran.

– Siapa saja yang akan menjadi mitra usaha Anda? 

Contohnya: Toko-toko di kota Anda, reseller Online, dll. 

3. Di mana (where) 

Pada pertanyaan di mana akan menjawab pertanyaan tentang: 

– Di mana lokasi usaha Anda? 

Contoh: lokasi bisnis di Jl. Kaliurang, Sleman, Yogyakarta.

4. Kapan (when) 

Pada pertanyaan kapan menjawab pertanyaan tentang: 

– Kapan Anda akan memulai usaha? 

Contoh: Anda merencanakan menjalankan usaha ini pada September 2019. 

– Kapan Anda merencanakan meminjam modal usaha? 

Contoh: Anda membutuhkan dana pinjaman itu sebulan sebelum usaha dimulai.

4. Mengapa (why) 

Pada pertanyaan mengapa menjawab pertanyaan tentang: 

– Mengapa Anda membutuhkan dana pinjaman untuk usaha ini ? 

Contoh: untuk membeli peralatan tambahan

5. Bagaimana (how) 

Pada pertanyaan bagaimana menjawab pertanyaan tentang: 

– Bagaimana cara mengembalikan uang modal pinjaman tersebut? 

Contoh: pengembalian dana pinjaman diperoleh dari laba bersih atau dari penyisihan pendapatan bulanan.

Dengan rumus rencana usaha 5 W+1 H di atas, Anda dapat menanyakan banyak hal kepada diri Anda dan calon jenis usaha yang akan Anda jalankan. Semakin banyak pertanyaan dan semakin banyak jawaban maka Anda semakin mudah dalam menyusun rencana usaha Anda atau bisnis plan Anda.

Semoga pembahasan kali ini bermanfaat dan dapat membantu sahabat umkm dalam menentukan langkah awal dalam memulai usaha yaitu memasuki tahap perencanaan atau bisnis plan. Salam wirausaha, salam umkm. / ryanstori

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *