Menarik Konsumen pada Bisnis Online

Menentukan Segmentasi Pasar Produk UMKM Anda

Tantangan besar dalam dunia usaha adalah menarik konsumen untuk menggunakan produk atau jasa yang kita tawarkan. Masalahnya, saat ini konsumen memiliki segala informasi mengenai produk, terlebih produk yang dipasarkan secara online. Konsumen, dapat mencari dengan mudah mana produk yang memiliki harga paling murah, atau memiliki fitur paling mereka inginkan.

Maka, ketika Anda merambah pasar online dengan begitu banyak pesaing yang tidak Anda kenal dan entah di mana tempatnya, Anda wajib memiliki strategi menarik konsumen Anda, dan mempertahankan konsumen Anda untuk terus membeli produk atau jasa Anda.

Di era digital ini, upaya menarik konsumen dapat dilakukan dengan banyak cara di antaranya; menggunakan testimoni, foto produk yang menarik, endorsemen, hingga penawaran harga spesial.

Sejauh ini, yang menjadi daya tarik utama adalah penawaran harga spesial. Anda dapat melihat, baik online mau pun offline, pemberian harga spesial selalu ramai menarik konsumen. Penawaran harga spesial, bisa berupa diskon atau cashback.

Diskon adalah potongan harga di muka yang dikemas dengan bentuk persentase dari harga jual. Sedangkan cashback adalah penawaran harga spesial di mana pembeli akan mendapatkan potongan harga dalam bentuk pengembalian uang. Berbeda dengan diskon, potongan harga dari cashback ini akan berlaku setelah pembeli membayar sejumlah transaksi dengan harga normal.

Diskon dan Cashback tidak asing lagi bagi pelaku usaha, kedua istilah ini atau penawaran ini mungkin juga telah Anda gunakan sebagai strategi menarik konsumen. Pertanyaannya adalah, mana yang lebih efektif, apakah diskon atau cashback?

Sebagai pelanggan atau calon konsumen, tentu saja diskon akan lebih menarik dibandingkan dengan cashback. Karena diskon adalah potongan harga secara langsung,  beda halnya dengan cashback, potongan harga yang diberikan ada jeda waktunya. Pengembalian dananya pun dalam bentuk deposit atau uang virtual. Sehingga untuk mendapatkannya harus melakukan pencairan dana terlebih dahulu, dengan cara mentransfer ke rekening pribadi yang dimilikinya. Sehingga dirasa lebih merepotkan, sebagai pembeli.

Akan tetapi, bagi Anda pelaku usaha online, cahsback akan sangat menguntungkan bagi usaha Anda. Karena dengan cashback, Anda dapat membentuk loyalitas konsumen. Sehingga konsumen, memungkinkan akan kembali berbelanja di toko online Anda, untuk menggunakan cahsback yang mereka miliki sebelumnya.

Cashback juga strategi yang sangat umum digunakan baik offline maupun online. Contoh di pasar offline, adalah cahback yang diberlakukan Matahari, Ramayana dll. Dengan minimal belanja sekian, konsumen mendapat kupon cahsback untuk produk tertentu sejumlah sekian. Maka pelanggan akan kembali membeli produk, begitu seterusnya, sampai terjadi loyalitas.

Baik diskon atau cahback, keduanya sama-sama memiliki kelebihan dalam upaya menarik konsumen. Sehingga sebagai pelaku usaha, Anda perlu memikirkan perencanaan yang matang untuk melakukan diskon atau cahsback untuk produk atau jasa Anda.

Sebagai pelaku usaha  perlu diketahui, promo diskon dan cashback akan memotong margin penjualan dari usaha Anda. Maka strategi yang tepat menjadi wajib jika Anda tidak ingin mengalami kerugian.

Pada akhirnya, semua ada di tangan Anda, menjadi pilihan Anda, bagaimana cara Menarik Konsumen pada Bisnis Online; apakah diskon yang lebih diminati pelanggan tetapi tipis kemungkinan belanja kembali, atau cahback yang akan menciptakan loyalitas pembeli? Semoga, pembahasan kali ini bermanfaat.  [ Ryanstori ] 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *