10 Cara Jitu Jadi Pengusaha Sukses

Anda ingin menjadi pengusaha namun bingung dari mana memulainya? Jika Anda hanya berencana tanpa segera berupaya nyata, maka jangan salahkan keadaan jika Anda tetap begini-begini saja. Sekaranglah waktunya bagi Anda untuk menunjukkan geliat, mewujudkan mimpi-mimpi Anda. Berikut ini 24 cara jitu yang bisa menuntun Anda untuk menjadi pengusaha sukses dan hebat.

1. Menciptakan Produk dengan Kreativitas

Memulai hal baru yang jarang dimiliki orang lain ialah dengan kreativitas. Kreativitas atau berkreasi memiliki hasil yang orisinil. Jarang sekali orang bisa melakukan hal yang sama. Menciptakan produk baru juga bukan berarti harus benar-benar baru. Anda bisa melihat kreativitas yang sudah ada, lalu memolesnya hingga benar-benar layak disebut kreatif.

Produk yang diciptakan dengan daya kreativitas yang tinggi, tentu akan melahirkan timbal balik yang tinggi juga. Selain keberadaannya yang eksklusif alias hanya Anda atau tempat-tempat tertentu yang menyediakannya, nilai lebih juga dilirik dari seni yang ditampilkan produk tersebut. Nilai seni ini diyakini mampu membawa hasrat tingkat tinggi dari para calon pembeli.

Menciptakan produk dengan kreativitas juga menghemat pengeluaran. Karena Anda bisa me-manage dan mengeleminasi hal-hal yang tidak perlu Anda cari dengan menguras dompet. Jika produk yang Anda buat sesuai kreativitas sudah tersedia, bersiaplah untuk mendaftarkan ke pihak yang berwenang penuh atas hak paten hasil kreasi tersebut.

Selain nilai seni dan keberadaannya yang langka, keunggulan lainnya yang akan Anda dapatkan dengan menjadi pengusaha sukses melalui produk sendiri ini ialah hak paten yang Anda kantongi untuk produk tersebut. Membanggakan bukan?

2. Menjadi Reseller atau Agen dan Distributor

Anda tahu, warung kelontong yang Anda beli setiap waktu membutuhkan produk tertentu itu ialah bagian dari reseller, agen, atau bahkan distributor. Pasalnya pengusaha jenis ini meraup untung dengan menjual kembali produk-produk yang sudah tersebar di pasaran. Menjual kembali produk orang lain cukup mudah dan hemat modal.

Anda hanya perlu mempersiapkan beberapa kebutuhan pelanggan Anda. Bahkan Anda tidak perlu mengestimasikannya. Karena Anda bisa melakukan dengan sistem dropship. Dengan menjual kembali produk orang lain, Anda juga membuka peluang bagi para pembeli untuk selangkah lebih mudah menjumpai produk yang Anda tawarkan. Karena pembeli cenderung ingin diakui sebagai raja, maka Anda berada di tempat yang tepat.

3. Bekerjasama dengan Investor

Anda punya segudang ide di kepala? Jangan endapkan. Cari segera investor yang siap untuk mendanai pikiran Anda, sehingga berkembang menjadi sebuah usaha yang menjanjikan. Namun tidak mudah menjaring keyakinan investor untuk begitu saja mendanai konsep yang Andan tawarkan. Anda perlu membangun kepercayaan kepadanya, sehingga ia tergerak untuk bekerjasama dengan Anda.

Melalui kerjasama dengan investor, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang sama nilainya, dengan sistem bagi hasil. Sistem ini juga memudahkan dalam mengukur kemampuan Anda dalam menjalankan usaha. Karena tidak akan ada uang, jika usaha yang Anda lakukan tidak maksimal.

4. Menjadi Perantara atau Makelar

Menjadi perantara atau makelar adalah jenis usaha yang ringan sekali kerjanya. Sudah begitu, juga tak butuh modal yang tingginya minta ampun. Anda hanya perlu gesit di waktu luang. Memainkan peran sebagai perantara menuntut kecakapan Anda dalam berbicara, karena Anda bukan hanya akan berhadapan dengan pembeli saja, melainkan juga pemilik. Bahkan Anda bisa menjadi orang kepercayaan dua belah pihak yang Anda pertemukan jika nanti hasilnya memuaskan.

5. Meminjam Uang atau Menggadaikan Barang

Ini adalah trik paling ampuh. Meski tidak mudah melakukannya. Karena Anda butuh alasan yang bisa menguatkan orang agar melakukan yang Anda inginkan. Meminjam uang bisa yang minim bunga bisa melalui koperasi sekitar tempat tinggal Anda, atau bahkan memanfaatkan jaringan yang Ada.

Nilai positif lainnya yang akan Anda dapatkan ialah proses yang tidak rumit dan waktu yang tidak begitu lama. Setelah usaha Anda cukup menghasilkan, Anda bisa melunasinya dan memutar kembali uang sisanya untuk mendanai kehidupan usaha Anda.

6. Menilai dan Mengevaluasi Diri

Anda tentu tidka ingin berada di satu titik terus, bukan? Apalagi jika titik itu adalah titik terendah. Kerugian, kesalahan strategi, hingga posisi yang stagnan menuntut Anda untuk merefleksikan diri. Apakah selama ini sudah baik, atau ada yang perlu diperbaiki kembali? Dengan mengevaluasi diri ini, Anda akan lebih bijak menentukan arah dan strategi usaha.

7. Pribadi yang Proaktif

Anda termasuk orang yang memiliki gagasan unik dan menarik? Maka Anda perlu menonjolkan hal itu dengan terlibat proaktif dalam berbagai kesempatan. Karena sangat sedikit sekali orang bergagasan luar biasa yang mewujudkan gagasannya itu dalam tindakan. Orang-orang proaktif seperti Anda-lah yang cenderung berinisiatif mengambil peluang dalam mewujudkannya. Secara tidak langsung Anda menyuntikkan kekuatan pada usaha yang Anda tekuni.

8. Belajar dari Orang Lain

Sehebat apapun Anda, tetaplah bukan siapa-siapa jika tidak mau belajar dari orang lain. Belajar bukan hanya pada kesuksesan, melainkan juga pada belajar pada kegagalan orang tersebut. Belajar dengan orang lain juga membuka pikiran Anda, sehingga ide-ide yang dihasilkan lebih berkembang dan tidak mustahil itu akan berdampak pada hasil usaha Anda.

9. Cari Passion Anda

Fokus dan konsentrasi pada passion memang penting. Selain sebagai upaya pembuka pintu kesuksesan usaha Anda, passion memudahkan Anda dalam mengelola usaha. Semakin Anda tahu apa yang Anda lakukan, untuk apa, mengapa Anda melakukannya, dan bagaimana cara melakukan hal itu, semakin Anda memahami kebutuhan calon konsumen Anda.

10. Berani Hadapi Risiko

Berani berusaha, berarti berani menanggung risiko. Sdar atau tidak, selangkah di depan kaki Anda, beribu rintangan siap menghadang. Dibutuhkan keberanian untuk menghadapinya. Karena jika tidak Anda bisa jatuh dan terpuruk. Itulah mengapa jiwa-jiwa seperti Anda dibutuhkan, yakni jiwa-jiwa pengusaha yang hebat dalam menghadapi risiko.

Itulah 10 cara jitu jadi pengusaha sukses yang bisa Anda terapkan dalam mempersiapkan diri menyambut tujuan hidup baru. Setelah kesepuluh itu berhasil Anda lalui, Anda hanya perlu menyusun langkah-langkah konkret lainnya seperti, membuat tujuan, menentukan target, mengujinya, dan memperbaiki Peluang. Tentu hal yang paling haram ditinggalkan para pengusaha ialah membuat rencana bisnis. Mengapa haram?

Rencana bisnis adalah pedoman atas apa yang hendak Anda lakukan. Jika fakta yang terjadi di lapangan tidak sama dengan apa yang telah Anda bayangkan, Anda tidak perlu cemas. Karena Anda bisa menelisik kembali rencana bisnis Anda semula. Anda juga bisa membubuhi beberapa strategi lain ketika satu strategi bisnis yang Anda rencanakan tidak sesuai harapan.

Selanjutnya, barulah Anda mulai mengurus legalitas usaha Anda. Legalitas ini penting, mengingat Anda akan berurusan dengan berbagai hal pelik ke depan. Dengan kertas yang menunjukkan legalitas usaha Anda, masalah apapun yang Anda akan hadapi di depan, Anda sudah memiliki cukup kekuatan untuk memperjuangkan usaha Anda.

Selain itu, legalitas ini perlu untuk menguatkan keberadaannya kepada calon konsumen. Barulah kemudian Anda menentukan sumber daya manusia yang berkompentensi di bidangnya. Dengan 10 cara jitu jadi pengusaha sukses ini, Anda tentu sudah bisa membayangkan bagaimana ke depan, bukan. Anda hanya butuh action sekarang! Sampai bertemu di titik kesuksesan! (Endang Fiitriyani-Kejarumkm)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *