Mau Bisnis? 7 Bisnis Ini Viral di Kalangan Karyawan

Mau Bisnis? 7 Bisnis Ini Viral di Kalangan Karyawan

Apakah Anda karyawan yang sedang mencari peluang bisnis? Memulai bisnis tidak melulu harus dari hal yang baru. Anda bisa memanfaatkan peluang-peluang yang sudah tren di kalangan karyawan. Lalu memaksimalkan strategi promosi dan penjualan melalui rekan-rekan Anda. Maka kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan pun terbuka lebar.

Kemudahan teknologi membawa angin segar bagi kehidupan kaum karyawan. Belakangan, banyak karyawan mulai menunjukkan geliatnya di dunia wirausaha. Awalnya sih iseng-iseng sebagai sampingan, tapi banyak juga yang justru kebablasan hingga melejit. Maka tak heran jika kemudian memutuskan untuk menekuni bisnis atau usahanya, dan memilih resign dari pekerjaan.

Jika Anda karyawan yang sudah siap untuk berdikari, inilah saatnya untuk Anda membuktikan bahwa semua orang bisa sukses dengan usahanya. Sebagai permulaan, Anda tak perlu bingung mencari batu loncatan, jika belum menemukan ide sendiri.

Anda hanya butuh kejelian melihat peluang pasar yang kian diminati konsumen. Karena menggeluti usaha seperti kebanyakan teman Anda, bukan hal yang salah. Tapi pastikan bahwa Anda tetap bisa berinovasi dengan itu. Jangan sama plek. Berikut ini 7 bisnis viral di kalangan karyawan, yang bisa membantu Anda mewujudkan mimpi Anda memiliki penghasilan tambahan atau berwirausaha!

1. Fesyen (Fashion)

Sudah bukan barang langka rasanya fesyen di era ini. Berbagai motif dan bentuk juga hadir untuk memenuhi ‘kekeringan varian’ di pasaran. Ini kesempatan emas bagi Anda, para karyawan yang ingin memulai berbisnis. Selain karena mudah dicari, Anda juga tidak perlu mengeluarkan modal lebih banyak.

Banyak toko-toko atau distributor di luar sana yang membuka peluang keagenan untuk memasarkan barang dagangannya. Tentu dengan bagi hasil yang imbang. Anda cukup menyiapkan kuota internet untuk memajang fesyen yang Anda jual di etalase toko online.

Tidak perlu ribet, Anda juga bisa menggunakan media sosial seperti Whatsapp, Facebook, dan Instagram untuk menggunggah gambarnya. Biarkan kemudian gambar-gambar itu bekerja untuk Anda. Dengan media sosial, Anda bisa memenangkan pasar lebih cepat, karena jaringan yang Anda bentuk semula, bisa jadi target pembeli andalan.

Apalagi fesyen ini sangat banyak peminatnya, juga dibutuhkan tiap harinya. Pasti ada saja gaya dan corak baru yang akan memikat hati calon pembeli. Terlebih lagi dalam berbagai kesempatan agenda kantor, seperti makan bersama atau sekadar kumpul-kumpul dan arisan, bisa menjadi ladang emas untuk Anda memrospek calon pembeli. Bahkan di seka waktu makan siang sekalipun.

2. Tata Rias

Untuk jenis usaha yang satu ini memang membutuhkan jam terbang tinggi. Namun untuk memulai, Anda bisa memanfaatkan kecakapan Anda berdandan di depan cermin seorang diri. Kemudian mempertajam skill melalui pelatihan-pelatihan atau kursus yang tersedia.

Anda tidak perlu menjangkau lebih jauh calon pengguna jasa tata rias Anda. Cukup manfaatkan orang-orang di sekitar Anda, beserta momen yang mereka akan lalui, misalnya saat salah satu dari rekan Anda di kantor ada yang akan wisuda, lamaran, menikah, atau acara-acara lainnya.

Lebih baik lagi jika kemudian Anda melengkapi bisnis ini dengan paket hantaran, bucket wisuda, hingga dekorasi ruangan dan sewa kebaya atau pakaian sakral lainnya. Mengingat banyaknya orang yang ingin tampil serba instan dan simple di momen bahagianya saat ini, maka sudah menjadi PR Anda untuk mewujudkannya.

3. Kosmetik

Jika Anda mengikuti perkembangan dunia kecantikan, maka Anda akan menemukan banyak peluang di sana. Ada banyak merek ternama yang mulai turun gunung menjangkau pelanggan di kalangan kelas menengah bawah. Memenuhi kebutuhan untuk mereka yang kesulitan mendapatkan produk kecantikan, karena tidak diperjualkan secara bebas ke toko-toko umum.

Bagi karyawan, bisnis ini tentu tak menyulitkan untuk membagi waktu. Karena Anda hanya butuh promosi di waktu-waktu luang yang Anda miliki. Meski tidak semua orang memiliki selera atau kecocokan yang sama dengan produk yang Anda sediakan, setidaknya pasti ada beberapa dari mereka yang tertarik, atau memang sudah lama mengindamkannya.

4. Kuliner

Anda tentu tahu dong bisnis kuliner yang digencarkan para artis Tanah Air? Nah, ternyata bisnis ini cukup menghasilkan lho meski dilakukan sekelas karyawan. Sebab kuliner sudah menjadi kebutuhan pokok manusia, entah itu makanan ringan ataukah makanan berat.

Apakah berbisnis kuliner harus pandai meracik bumbunya sendiri? Tidak harus. Anda bisa saja menggaet teman yang mungkin secara pas memiliki produk olahan rumah (kue atau makanan). Anda hanya perlu memainkan kreativitas untuk mengemasnya. Sehingga diminati calon pelanggan dan tentunya lebih berinovasi. Memiliki ciri khas sendiri.

5. Agrobisnis

Sudah terbukti bahwa usaha pertanian ini tetap dibutuhkan kaum perkotaan. Mengingat semakin minimnya lahan dan menipisnya kebutuhan pasar, ditambah kenaikan harga-harga yang cukup berpengaruh pada daya beli masyarakat, membuat banyak warga perkotaan diam-diam membutuhkan alternatif murah. Anda bisa memenuhi pangsa pasar ini.

Banyak jenis tanaman yang bisa Anda mulai di halaman rumah dengan system hidroponik. Entah itu sayuran atau buah-buahan, hingga berbagai macam bumbu dapur. Anda bisa menjadi penyetok sayuran dan buah-buahan bagi usaha rumah makan, pasar tradisional atau supermarket. Bahkan Anda bisa memiliki kedai online sendiri untuk menampung daya beli.

6. Fotografi/Videografi

Meski kehadiran ponsel pintar dapat mengancam laju bisnis foto keliling, namun tidak berarti bagi fotografer atau videografer masa kini. Justru dengan kemampuan editing yang Anda miliki, Anda bisa menyalurkan hobi sembari menghasilkan uang tambahan dari rumah.

Tentu foto-foto ini tidak dicetak seperti pada jaman dahulu. Kecuali jika memang pengguna jasa Anda menginginkannya. Anda pun bisa memanfaatkan ruang media sosial untuk menarik minat calon pengguna jasa lainnya. Selain itu, Anda juga berpeluang untuk meraih pengikut medsos yang fantastis dan menghasilkan.

Jika sudah demikian, maka Anda harus bersiap-siap ditarik untuk bekerjasama dengan berbagai produk, berkat tehnik pengambilan gambar yang Anda sajikan. Bisnis ini diam-diam banyak digeluti para karyawan muda yang mengisi waktu luangnya dengan hobi.

7. Laundry

Anda tentu memiliki rekan kerja yang tinggal sendiri di tengah padatnya rutinitas kerja. Kenapa tidak Anda maksimalkan untuk berbisnis? Selain menolong mereka dari aktivitas dan urusan cuci-mencuci yang mungkin membosankan, kebutuhan masyarakat umum akan jasa cuci-setrika baju semakin tinggi. Meski sudah menjamur di kota-kota, usaha ini tetap bertahan karena permintaan pasar yang terus meningkat.

Bisnis-bisnis tersebut memang sudah banyak pemain dari kalangan karyawan. Tapi bukan berarti Anda kehilangan peluang untuk terjun di sana. Ayo, keluarkan keahlian Anda dan jadilah wirausaha yang sesungguhnya! Terus mencoba dan berinovasi tanpa henti. (Endang Fiitriyani-Kejarumkm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *