Tingkatkan Penjualan Produk Melalui Storytelling

Mengapa Anda semua orang mengatakan Bali dan Yogyakarta memiliki pesona wisata yang begitu menakjubkan sehingga semua orang merasa wajib mengunjungi dua tempat ini. Apa yang membedakan antara pemandangan persawahan menghampar di Yogyakarta dengan persawahan di pinggiran kampungmu yang bisa jadi sebenarnya lebih indah.

Storytelling, itu jawabnya. Ya, storytelling atau kisah dibalik suatu hal akan membuat Anda merasa mendapatkan pengalaman berbeda ketika berkunjung di suatu tempat. Lihat saja, pada banyak tempat wisata di Bali atau Yogyakarta dengan mudah Anda akan menemukan kisah, hikayat, mitos atau cerita sejarah mengenai tempat yang sedang Anda kunjungi.

Hasilnya, Anda akan merasa memiliki perasaan yang berbeda, merasa mendapatkan pengalaman luar biasa dari masa lalu atau merasa telah menjadi bagian yang penting pada kisah itu. Misalnya saja Mitos tentang Ringin Kurung di Alun alun Selatan Yogyakarta. Di tempat ini semua orang bakal merasa wajib berjalan menuju celah di antara dua pohon beringin tua di tengah Alun alun dengan mata tertutup kain. Apa pasal?

Sebab konon, jika Anda berhasil melewati celah ruang antara dua beringin dengan kondisi mata tertutup maka Anda bakal memperoleh keberuntungan dalam hidup Anda. Anda tidak harus percaya atau tidak pada mitos ini tetapi siapa sih yang tidak ingin mendapatkan peluang untuk mendapatkan berkah yang baik di masa depan?

Dalam industri wisata storytelling adalah salahsatu yang harus Anda miliki jika Anda mengelola obyek wisata. Soalnya kisah itulah yang akan membius semua orang menjadi penasaran dan merasa harus datang menyaksikan sendiri tempat atau situs yang Anda jual sebagai tempat wisata.

Candi Prambanan misalnya, kisah Bandung Bondowoso yang menciptakan 1000 arca dalam satu malam meski tetap saja gagal mengunduh cinta Roro Jonggrang adalah bius kuat yang membuat setiap orang di Indonesia ini merasa harus melihat langsung candi ini.

Kisah Bandung Bondowoso ini bagi sebagian orang bahkan memiliki kekuatan yang lebih dahsyat bagi orang untuk memutuskan datang ke Prambanan ketimbang keindahan arsitektur Candi yang cantik dan megah itu. Begitulah kekuatan strorytelling dalam industry wisata.

Storytelling bisa Anda gali dari berbagai hikayat mitos terutama buku-buku sejarah mengenai tempat yang ingin Anda jual. Jika itu sebuah produk maka Anda harus menciptakan sebuah ide berupa sebuah kisah yang akan membuat semua orang merasa membutuhkan produk Anda.

Penciptaan brand yang kuat melalui storytelling banyak dilakukan melalui iklan bercerita, sebuah iklan promosi dalam bentuk cerita. Ini model iklan yang sangat berbeda dengan iklan yang hanya menunjukkan deretan kalimat yang menjelaskan produk Anda memiliki keunggulan ini-itu. Melalui sebuah kisah, pikiran orang akan jauh lebih terkesan dan kisah itu akan membuat merek dan produk Anda akan terus melekat dalam ingatan.

Contoh produk yang secara cerdas membangun storytelling adalah Film Cast Away. Film itu mengisahkan seorang pegawai Federal Express (Fedex) yang harus berjuang mempertahankan hidup di sebuah pulau entah-berantah akibat kecelakaan pesawat ketika dirinya sedang mengantarkan barang.

Dibintangi Tom Hank, film ini dengan apik menggambarkan bagaimana perjuangan perusahaan pengiriman ini dalam mencapai kepuasan konsumen atas jasa pengantaran yang mereka jalankan. Cast Away bukan hanya menjadi film dengan kualitas Oscar (Cast Away salahsatu film yang masuk nominasi beberapa kategori penghargaan tertinggi perfilm-an internasional ini) melainkan juga menjadi sebuah storytelling yang membuat semua orang menjadi cinta, lenih cinta bahkan cinta mati pada Fedex.

Apa saja keunggulan Storytelling bagi sebuah produk secara luas?

  1. Membuat Produk menjadi Terkesan Unik
    Storytelling akan membuat produk Anda menjadi berbeda dengan produk yang sama lainnya karena kisah yang ada dibaliknya.
  1. Menambah kekuatan Humanisme
    Kisah yang Anda munculkan melalui film, manuskrip, artikel, video atau bahkan film akan membuat semua orang merasakan apa yang dirasakan si tokoh cerita itu, memahami persoalan yang dihadapi si tokoh dan bahkan akan menyetujui cara mendapatkan solusi dari masalah yang mereka hadapi.
  1. Storytelling menumbuhkan empati
    Promosi melalui storytelling akan menciptakan kekuatan emosional antara konsumen dengan perusahaan.
  1. Storytelling acalah cara memasarkan produk tanpa perlu promosi
    Storytelling adalah bagian sari kekuatan promotif bagi si produk produk sendiri. Storytelling adalah sebuah pola pemasaran yang akan mempromosikan produk itu sendiri.

Inilah penjelasan mengenai kekuatan Storytelling dalam membangun strategi pemasaran bagi produk maupun jasa. Bagaimana dengan produk Anda sendiri, sudahkan Anda membangun storytelling untuk memasarkan produk dan membangun brand perusahaan Anda sendiri? (aryadji/kejarumkm)

*Ilustrasi: freepik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *