7 Prinsip kewirausahaan Menurut Dhidiek D. Machyudin

7 Prinsip kewirausahaan Menurut Dhidiek D. Machyudin

Apa prinsip yang paling dasar seorang wirausahawan? Keluar dari zona nyaman, siap mengambil risiko, dan cekat memanfaatkan peluang usaha adalah jawabannya. Prinsip tersebut mampu mengantarkan seorang wirausahawan sukses dimasa depan, karena akan ada banyak peluang bahkan rintangan yang harus dilalui.

Drs. Joko Untoro dalam pengertian kewirausahaan sendiri menyandarkan pada prinsip keberanian, yakin berani melakukan untuk menghasilkan sesuatu, berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Adapun prinsip-prinsip kewirausahaan yang dikemukakan Dhiediek D. Machyudin ada 7 (tujuh), yaitu:

  1. Berani

Seorang wirausahawan tidak mengenal pendidikan, meski pun pendidikan itu penting baginya, namun yang paling menentukan ialah sejauh mana ia berani mengambil risiko dan berinovasi. Seorang wirausahawan juga harus berani memanfaatkan peluang. Karena peluang salah satu upaya mempertebal jiwa kewirausahaan.

Kita tentu ingat bagaimana kesuksesan seorang pria yang hanya lulusan sekolah dasar, dan diperbincangkan di banyak media beberapa waktu lalu. Melalui wirausaha, ia berhasil membuktikan bahwa keberanian adalah modal paling dasar dari seorang pelaku usaha. Selanjutnya ialah modal, yang kini sudah bisa kita upayakan di banyak tempat, bahkan cenderung datang dengan sendirinya.

  1. Optimis

Peluang harus disikapi dengan optimisme. Jika sudah demikian, maka segala kerja keras Anda berbuah manis. Jiwa optimis ini juga akan membuka daya kreativitas untuk berinovasi lebih, sehingga lahir ide-ide dan strategi baru bagi pencapaian usaha Anda. Untuk itulah, Optimis ditempatkan setelah berani.

  1. Peka

Usaha Anda bergerak di bidang online shop? Sementara perkembangan online shop era digital secepat kilat, jika Anda tidak mau peduli dan memerhatikan perkembangannya maka bersiaplah untuk gulung tikar. Inilah salah satu fungsi dari prinsip kepekaan yang harus dimiliki wirausahawan.

Dengan mengikuti perkembangan toko online, Anda bisa mendapatkan peluang lain yang dapat meningkatkan penjualan. Di dunia online shop, Anda bisa mendaftakan usaha Anda di Tokopedia, Shoope, hingga ojek online.

Jika usaha Anda sudah terdaftar melalui berbagai toko online, maka bukan hal yang sulit bagi Anda untuk membaca peluang dan mencapai optimisme.

  1. Sabar

Sabar adalah senjata utama bagi para pelaku usaha. Seseorang yang tekun dalam mengembangkan usahanya akan lebih cepat berhasil, ketimbang mereka yang gegabah. Inilah tantangan berikutnya yang harus ditaklukkan pelaku usaha. Prinsip sabar adalah modal utama meraih kesuksesan.

Seorang kepala keluarga yang baru saja diputus hubungan kerja, dengan ketekunannya mulai menggeluti usaha. Kegagalan demi kegagalan berkali ia dapati, namun buah kesabarannya, dia akhirnya mampu melewati dengan baik hingga pencapaiannya kini bukan sekadar nominal. Tapi juga pada keberadaannya di lingkungan tinggal.

Berkat kesabaran dan ketekunannya, seorang pelaku usaha mampu memberdayakan orang-orang di sekitar lingkungannya dengan menyediakan lapangan kerja, memotivasi yang lain untuk berwirausaha dengan latar UMKM, hingga menyumbang bagi pendapatan daerahnya.

Ditambah dengan menjamurkan UMKM, peningkatan perekonomian akan melesat sehingga menaikkan daya beli masyarakat yang jelas menguntungkan daerah setempat. Semua itu tidak lepas dari ketekunan dan kesabaran. Karena tidak bisa didapat secara instan.

  1. Jangan Putus Asa

Kesulitan demi kesulitan akan terasa ringan dirasa oleh pelaku usaha yang mempunyai keberanian, optimisme dan kesabaran atau tekun, maka tidak ada alasan yang kuat bagi Anda untuk memperpanjang usia putus asa. Karena ia hanya benalu, yang bisa menghambat laju usaha Anda.

  1. Jangan Takut Gagal

Selama Anda memiliki tekad, tidak ada yang tidak mungkin untuk Anda raih. Kegagalan memang secara pelan tapi pasti, akan Anda temui. Namun bijak lagi bila Anda menganggapnya sebagai keberhasilan yang tertunda. Sehingga pikiran bawah sadar Anda melatih untuk terbiasa dengan kegagalan, kemudian terus mencoba dan mencoba tanpa menghiraukan berhasil atau tidaknya. Meski tujuan Anda adalah keberhasilan.

  1. Ambisius

Pelaku usaha harus berambisi kuat untuk mencapai peningkatan dalam usahanya. Ambisi yang kuat disertai dengan upaya yang terarah mempermudah Anda sebagai pelaku usaha untuk menaklukkan tantangan. Tanpa harus menjatuhkan lawan. Ambisi ini justru menjadi amunisi ketika Anda meletakkannya dengan tepat.

Tujuh prinsip tersebut tentu bukan hal baru bagi Anda, hanya saja Anda harus menempatkannya dengan tepat, agar bermanfaat bagi tumbuh-kembangnya usaha. Jika keberanian merupakan dasar yang harus dimiliki pelaku usaha, maka merubah ambisi menjadi amunisi ialah prinsip tertinggi yang mampu dijalankan wirausahawan. [ Endang Fitriani / KejarUMKM ]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *