Pentingnya Kemasan Bagi Produk UMKM dan Lima Fungsinya

Salahsatu yang membuat produk UMKM kalah dari produk pabrikan adalah kemasan. Apa perbedaan utama keripik pisang buatan ibu-ibu di kampung yang dijual di warung kelontong dengan keripik pisang yang yang dipajang di supermarket? Perbedaan menonjolnya adalah kemasan.

Ya, hampir semua jenis makanan yang dijual di supermarket memiliki kemasan yang baik, cantik dan warna-warni sehingga memikat mata calon pembeli. Padahal bisa jadi, keripik buatan ibu-ibu di kampung memiliki cita rasa yang lebih maknyus ketimbang keripik di supermarket. Dari segi hargapun keripik buatan para ibu jauh lebih murah.

Tapi kenapa banyak orang lebih memilih keripik di supermarket padahal kemasannya tertutup gambar sehingga Anda bahkan tidak bisa menduga isinya bakal seperti apa. Bahkan seringkali Anda kecewa begitu membuka sebuah pembungkus makanan yang Anda beli di supermarket karena kelewat sedikit volumenya disbanding bungkusnya yang aduhai. Tapi kenapa Anda tetap tidak kapok beli beragam produk di supermarket?

Salahsatu penyebabnya adalah kemasan yang ciamik. Ya, kemasan bisa merubah nilai sebuah produk menjadi jauh lebih mahal, lebih meyakinkan dan gampang ditengarai atau ditemukan. Merek yang jelas, warna mencolok, gambar yang khas adalah beberapa keunggulan kemasan sehingga merebut hati pembeli. Maka jika UMKM ingin bersaing dengan produk pabrikan, produk buatan UMKM harus pula memiliki kemasan yang baik. Seperti apakah kemasan yang baik?

Tahukah Anda, kemasan yang baik bukan hanya membuat sebuah produk menjadi cantik menarik, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain. Inilah fungsi-fungsi kemasan yang baik:

1. Kemasan melindungi produk

Fungsi utama kemasan alias pembungkus sebuah produk adalah untuk melindungi produk. Kemasan yang baik akan membuat produk terhindar dari kerusakan. Kerusakan bisa jadi pecah atau remuk bagi makanan, kemasan juga mencegah produk dari goresan, basah dan berbagai hal yang membuat produk menjadi rusak atau cacat.

Kemasan yang baik akan menjaga produk tetap dalam kondisi yang bagus atau bentuk yang utuh selama dalam proses distribusi. Karena kemasan yang kurang baik itulah seringkali produk UMKM tidak bisa sampai ke tangan konsumen dalam kondisi semula, salahsatunya keripik pisang tadi. Apa jadinya keripik pisang jika remuk, apakah konsumen masih tertarik membelinya?

 

2. Membangun Kepercayaan Konsumen

Kemasan yang baik akan membangun kepercayaan konsumen terhadap produsen dan produk Anda. Hal ini sangat berlaku bagi jual-beli online. Konsumen akan yakin produk Anda memiliki kualitas yang baik jika Anda sebagai produsen menciptakan kemasan yang mamu melindungi produk dari resiko kerusakan, apalagi kemasan yang cantik. Jadi, jangan main-main soal kemasan.

 

3. Menciptakan Daya Tarik

Kemasan yang baik bisa membangun daya tarik yang kuat bagi konsumen. Ini sangat berkaitan dengan disain kemasan. Maka, carilah orang yang mampu menciptakan disain gambar atau tulisan yang cantik bagi kemasan produk Anda. Tentukan warna khusus yang akan membuat semua orang mengingat produk Anda dengan mudah. Disain kemasan yang unik adalah salahsatu yang membuat orang memutuskan untuk membeli produk, bahkan tidak jarang orang akan menyimpan bekas kemasan sebuah produk karena disainnya yang cantik dan bahannya yang bagus. Salahsatunya kaleng roti.

 

4. Melakukan Promosi

Kemasan memiliki fungsi promosi yang kuat. Melalui disain kemasan, Anda bisa memasukkan logo, nama perusahaan, alamat produsen, cara memesan dan tentu saja harus Anda sertakan bahan baku dan komposisi produk yang dikemas. Cara ini akan melekat pada pikiran konsumen sehingga mereka dengan mudah akan mengingat nama merek produk Anda ketika mau membeli lagi.

 

5. Menciptakan Perbedaan dari Produk Lain

Kemasan berfungsi sebagai pembeda produk Anda dengan produk lainnya bahkan meski satu jenis yang sama. Bentuk kemasan yang unik juga menjadi cara produk Anda membedakan diri. Anda harus menciptakan kemasan yang unik, beda tetapi dengan disain yang cantik sehingga produk Anda akan gampang diingat oleh konsumen. Bahkan banyak produk yang langsung dikenali konsumennya hanya dengan mengenai logo, warna atau kode-kode khusus lainnya. Itu membuktikan sebuah produk memiliki branding yang kuat.

Itulah beberapa fungsi yang diusung kemasan bagi sebuah produk. Para pelaku UMKM harus mempertimbangkan urusan kemasan ini jika mereka ingin bersaing dengan produk lain yang di pasar bebas.

Tentu saja masih ada berbagai hal pnting lainnya selain kemasan bagi sebuah produk terutama makanan. Misalnya kualitas rasa, daya tahan alias durasi sebuah produk bisa dikonsumsi dan sebagainya. Tetapi kemasan adalah yang pertama dilihat konsumen, bahkan lebih dahulu ketimbang rasa dan lain-lainnya. Jadi bagi UMKM, segeralah menciptakan produk yang baik bagi produk Anda.(adji/kejarumkm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *